Tanam Perdana Sawit Rakyat, Erick Thohir Apresiasi PTPN V Sediakan Bibit Unggul ke Petani
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) Mohammad Abdul Ghani menambahkan bahwa peremajaan perkebunan sawit masyarakat mendesak untuk dipercepat mengingat tingginya disparitas produktivitas antara petani dan korporasi.
"Sebagai perbandingan produktivitas CPO (Crude Palm Oil) petani hanya berkisah 3 ton CPO/ha/tahun. Sementara di perusahaan itu mencapai 5-7 ton CPO/ha/tahun. Ini yang menjadi pertimbangan kita agar proses peremajaan perlu diakselerasi," ujar Ghani.
Ia mengatakan 212.396 ha perkebunan sawit rakyat atau plasma yang bermitra dengan Holding Perkebunan Nusantara (III) di seluruh penjuru Indonesia menghadapi persoalan serupa. Sehingga, ia pun mendorong Holding Perkebunan Nusantara untuk terus aktif melakukan peremajaan sawit rakyat di lingkungan perusahaan yang sejak 2019 hingga 2022 mendatang ditargetkan mencapai 42.182 hektare.
Dalam kesempatan yang sama, Chief Executive Officer PTPN V Jatmiko K Santosa menyampaikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada Menteri BUMN Erick Thohir dan Dirut Holding Perkebunan Nusantara yang telah mendukung penuh program peremajaan sawit rakyat PTPN V.
"Kami bersama seluruh petani sangat berbangga hati dengan kehadiran Bapak Menteri," buka Jatmiko.
Tulis Komentar